Gempa Bumi Selandia Baru dan Kejadian Aneh Sebelumnya (Matinya Ratusan Ikan Paus Pilot)

Bookmark and Share

Perdana Menteri Selandia Baru, John Key, mengungkapkan  gempa bumi di Kota Christchurch hari ini telah menewaskan sedikitnya 65 orang. Namun, jumlah korban dikhawatirkan bisa bertambah saat tim penyelamat terus melakukan evakuasi atas warga yang masih terperangkap reruntuhan bangunan.

Menurut kantor berita Associated Press, gempa bumi berkekuatan 6,3 pada Skala Richter mengguncang kota terbesar kedua di Selandia Baru pada siang hari. Saat itu, banyak warga kembali melanjutkan rutinitas usai jam istirahat.

Walikota Bob Parker sudah menyatakan Christchurch dalam keadaan darurat. Dia meminta penduduk menjauhi pusat kota, yang tengah porak-poranda.

Menurut stasiun berita BBC, gempa kali ini menimbulkan korban dan kerugian yang lebih besar dari yang terjadi di kota yang sama pada September 2010. Saat itu, Christchurch dilanda gempa berkekuatan 7,1 SR.

Key menilai banyaknya jumlah korban pada gempa kali ini karena terjadi saat banyak warga tengah menjalankan rutinitas. "Ini terjadi di jam sibuk. Banyak orang pergi bekerja dan anak-anak bersekolah. Saya tidak bisa menjamin tidak ada korban jiwa," kata Key. (umi)
Ref: VIVAnews

Taukah kamu....
Terlepas dari berita yang menyedihkan tersebut, ternyata beberapa hari sebelumnya di Selandia Baru telah terjadi sebuah kejadian aneh, tepatnya di Laut Selandia Baru. Berikut selengkapnya:
Lebih dari 100 ikan paus pilot mati karena terdampar secara massal di satu pantai terpencil di Selandia Baru, kata beberapa pejabat pelestarian alam, Senin (21/2/2011).

Beberapa pendaki pada Minggu (20/2/2011) juga menemukan 107 ikan paus yang terdampar di pantai Stewart Island, di lepas pantai di sebelah barat daya South Island.

Beberapa ikan paus dilaporkan sudah mati, dan petugas DOC harus menyuntik mati 48 ikan paus lainnya sebab tak ada harapan untuk bisa mengirim mereka ke laut lagi.

“Kami segera menyadari bahwa diperlukan setidaknya 10 sampai 12 jam sebelum dapat mengirim mereka kembali ke laut, dan mengingat cuaca panas, kering, banyak ikan paus lagi akan mati,” kata petugas.

Juru bicara DOC mengatakan, topan juga menerjang pantai di dekat Mason Bay, tempat ikan paus tersebut terdampar, sehingga berbahaya jika orang berusaha mengembalikan ikan paus itu ke laut. “Kami khawatir akan membahayakan keselamatan staf dan relawan,” katanya.

Ikan paus pilot dengan panjang tubuh sampai enam meter adalah makhluk mamalia laut yang biasa terlihat di perairan Selandia Baru.

Peristiwa ikan paus terdampar massal biasa terjadi di pantai yang menghampar di negeri tersebut. Awal Februari, 14 ikan paus mati setelah terdampar di pantai di dekat kota wisata Nelson di South Island. Sebelumnya, 24 ikan paus mati bulan Januari di dekat Cape Reinga di bagian utara jauh negeri itu.

Apa penyebabnya?
Para ilmuwan tak yakin penyebab kematian ikan paus pilot itu karena membiarkan diri mereka terdampar di pantai, alias bunuh diri massal. Mereka berspekulasi, itu mungkin terjadi ketika suara bergemuruh di air dangkal.

Spekulasi lain, ada rombongan ikan paus pilot yang sakit bergerak menuju pantai dan yang lain mengikuti hingga terdampar. Namun, penyebab pastinya masih misteri hingga kini.

(Ref: ANT, AFP, kompas.com)
 
 
Dengan makin banyaknya bencana alam di dunia, semoga ini belum akan menjadi akhir dunia.

Semoga kita masih punya waktu untuk bertobat sebelum dunia benar-benar hancur dan musnah....


*****
Dukung blog saya dalam Javahostindo Web Hosting Indonesia
*****

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar